Sunday, April 11, 2010

Serbuan Helm China ‎

Camille Donatacci Grammer - Aturan yang mewajibkan helm yang beredar di Indonesia harus memiliki embose Standar Nasional Indonesia (SNI) selain berguna untuk melindungi kepala bikers ternyata juga dimaksudkan untuk menghalau serbuan helm-helm dari China.

Logo Helm SNI itu berguna untuk menghalau masuknya helm-helm China. Terlebih di masa depan persaingan dengan China akan semakin ketat. Apalagi dengan adanya perjanjian perdagangan bebas atau free trade area antara Asean dengan China.

Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Asosiasi Industri Helm Indonesia (AIHI), Thomas Lim akhir pekan lalu.

"Sebentar lagi akan ada perdagangan bebas dengan China, nah SNI ini bagus buat menghalau masuknya helm-helm China yang kualitasnya meragukan," ujarnya.

Karena bila tidak ada standar yang ditaati, maka bila perdagangan bebas itu mulai dilaksanakan, tidak ada yang bisa menjamin helm-helm impor yang masuk, terutama dari China akan memiliki kualitas yang baik.

"Ini tentu berbahaya bagi pengendara motor kita. Karena itu, SNI ini berguna sebagai barrier kita," tandasnya.

Standar nasional sebuah negara pun lanjut Thomas, merupakan hal yang biasa. Sebab saat ini hampir semua negara sudah memiliki standar nasional sendiri dan produsen helm yang hendak memasukan helm ke sebuah negara harus mengikuti standar itu.

Produsen helm di Indonesia pun saat ini sudah diwajibkan untuk meng-embose helm produksi mereka dengan logo SNI. Pengendara roda dua pun juga sudah diwajibkan untuk menggunakan helm berlogo SNI.

"Dan kewajiban itu bukan hanya untuk produsen lokal saja, helm impor pun entah itu dari China, Eropa, Amerika atau lainnya
Juga harus mau melakukan sertifikasi SNI dan meng-embose helmnya bila mau dijual di Indonesia," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment